Memahami karakteristik Relasional, NoSQL, Cloud, dan Distributed Database sesuai kebutuhan industri modern.
Relational (SQL) vs Non-Relational (NoSQL)
Diperkenalkan oleh E.F. Codd (1970). Menyimpan data dalam tabel 2 dimensi (Baris & Kolom).
Dirancang untuk data besar (Big Data) dan tidak terstruktur. Fleksibel dan skalabel.
Coba tambahkan kolom "Hobi" secara paksa. SQL akan menolak karena skema belum diubah (ALTER TABLE).
| id | nama |
|---|---|
| 101 | Alice |
| 102 | Bob |
Tidak butuh skema awal. Data dinamis seperti JSON bisa langsung masuk.
DBaaS & Skalabilitas
Solusi modern di mana database dikelola oleh penyedia layanan (Provider) melalui internet. Ada dua model utama: DBaaS (Database as a Service) dan Self-Managed.
"Upgrade Server" = Tambah RAM/CPU pada 1 mesin.
Masalah: Ada batas maksimal hardware (Mentok).
"Sharding" = Tambah jumlah mesin (Distributed).
Kelebihan: Tidak terbatas (Unlimited).
Replikasi, Partisi, & Konsistensi
Data tersebar di berbagai lokasi fisik (Geografis) namun tetap satu kesatuan logis. Ada dua teknik utama: Replikasi (Duplikasi data agar aman) dan Partisi/Sharding (Memecah data agar cepat).
🔥 Klik SERVER untuk mematikan & lihat apa yang terjadi!